Robin Mahendra

Suatu ketika, ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan. Maka, ia bertanya kepada Tuhan. "Ya Allah, Engkau akan mengirimku ke bumi. Tapi, aku takut, aku masih sangat kecil dan tak berdaya. siapa yang nantinya akan melindungiku disana?"

Tuhanpun menjawab. "Diantara semua malaikat-Ku, aku akan memilih seorang yang khusus untukmu. Dia akan merawatmu dan mengasihimu." Si kecil pun bertanya kembali, "Tapi disini, di surga ini, aku tak berbuat apa-apa, kecuali tersenyum dan bernyanyi. semua itu menyenandungkan lagu untukmu, dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang, dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia." Namun si kecil bertanya lagi, "Bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka gunakan?

Tuhanpun menjawab, "Malaikatmu itu, akan membisikkanmu kata-kata yang paling indah, dia akan selalu sabar ada disampingmu, dan dengan kasihnyaselalu sabar ada disampingmu dan dengan kasihnya dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia . "Si Kecil bertanya laagi, "Lalu, bagaimana jika aku ingin berbicara padamu, ya Tuhan?"

Tuhanpun kembali menjawab, "Malaikatmu itu, akan membimbingmu, dia akan menengadahkan tangannya bersamamu, dan mengajarkanmu untuk berdoa." Lagi lagi sikecil Menyelidik, "Namun, aku mendengar disana, ada banyak sekali orang jahat, siapa nanti yang akan melindungiku Tuhan?"

Lalu Tuhan Menjawabnya, "Malaikatmu, akan terus melindungimu, walaupun nyawa yang jadi taruhannya. Dia, sering akan melupakan kepentingannya sendiri untuk keselamatanmu." Namun, si Kecil malah terlihat Sedih, "Ya Tuhan, tentu aku akan sedih jika tak melihat-Mu lagi.

Tuhan menjawab kembali, "Malaikatmu, akan selalu mengajarkanmu keagungan-Ku, dan dia akan mendidikmu, bagaimana agar selalu patuh dan taat pada-Ku. Dia akan mengingatkan mu untuk selalu mengingat-Ku. Walau begitu, aku akan selalu ada di sisimu."

Hening. Kedamaianpun tetap menerpa surga. Namun suara-suara panggilan dari bumi terdengar sayup-sayup. "Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang, tolong sebutkan nama malaikat yang akan melindungiku...!"

Tuhanpun untuk terakhirkalinya menjawab. "Nama malaikatmu tak begitu penting. kami akan memanggilnya dengan sebutan Ibu.."

Read More …


BENARKAH TUHAN ITU ADA ?
Assalamu'alaykum Wr. Wb.
Benarkah Tuhan itu ada ?
Jawaban atas pertanyaan seperti ini diperkirakan telah ada dan setua umurnya dengan perkembangan masyarakat itu sendiri. Betapa tidak, fakta mengatakan kepada kta bahwa manusia dari jaman kejamannya memilki Naturaliter Religiosa atau instink untuk beragama, dalam kondisi gawat yang mengancam eksistensinya misalnya terhempas ombak di tengah samudra, sementara pertolongan hampir mustahil diharapkan, hati manusia akan menyuruh untuk mengharapkan suatu keajaiban, demikian juga ketika seseorang sedang dihadapkan pada persoalan yang sulit, sementara pendapat dari manusia lainnya berbeda-beda, ia akan mengharapkan petunjuk yang jelas yang bisa dipegangnya.

Bila manusia tersebut menemukan  seseorang yang bisa dipercayainya, maka dalam kondisi dilematis ini ia cenderung merujuk pada tokoh idolanya itu dan secara umum setiap manusia cenderung mencari sesembahan. Baik sesembahan itu berupa dewa laut, dewa petir, jimat pusaka atau bahkan pohon-pohon besar tertentu yang dianggap mampu melindunginya.

Ini semua memberikan gambaran bagi kita bahwa sejak dulu, manusia sudah mempercayai akan keberadaan alam lain yang tidak kasat mata dan dapat memberikan pengaruh terhadap dunia manusia yang nyata. Hanya saja cara dan pemahaman mereka terhadap alam lain itu berbeda satu dengan yang lain, namun secara umum kita bisa menyimpulkan bahwa manusia meyakini akan keberadaan Kekuatan yang lebih Berkuasa diatas manusia. Hal ini digambarkan juga oleh al-Quran :
Dan apabila manusia ditimpa bahaya, dia berdo'a kepada Kami
sambil berbaring, duduk atau berdiri Qs. 10 Yunus : 12

Sungguh jika kamu bertanya kepada mereka : "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka menjawab: "Allah" !
- Qs. 39 Az-Zumar : 38
Pada masa lalu, keterbatasan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia sering membuat mereka cepat lari pada sesembahan yang mereka yakini; setiap ada fenomena alam yang tak bisa mereka mengerti misalnya saat ada petir, gerhana matahari atau gempa bumi atas yang lainnya sebagaimana ilustrasi yang diceritakan oleh al-Quran terhadap pencarian jati diri Tuhan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim a.s. :
Maka ketika malam menjadi gelap dan ia melihat sebuah bintang, ia berkata: Apakah ini Tuhanku ? Tetapi ketika bintang itu hilang, ia berkata : Aku tidak suka kepada yang bisa menghilang !
Saat ia melihat kemunculan bulan, berkatalah dirinya : Apakah ini Tuhanku ? Namun ketika bulan itu kembali hilang, dia berseru : Sungguh, Jika aku tidak dipimpin oleh Tuhanku, maka pasti aku termasuk dalam kaum yang tersesat
Saat ia melihat matahari terbit, berkatalah ia : Inikah Tuhanku ? Dia ini lebih besar ! - Namun ketika matahari itu terbenam, ia berkata : Hai kaumku, sungguh aku berlepas diri dari apa yang telah kamu persekutukan! Sungguh aku hadapkan diriku kepada Yang menjadikan langit dan bumi dengan ikhlas dan aku tidak termasuk dari orang-orang yang menyekutukan-Nya ! - Qs. 6 al-an-am : 76 - 79
Bahkan dijaman Nabi Muhammad sendiri masih ada orang yang menghubungkan kematian seseorang dengan fenomena alam seperti saat Ibrahim, salah seorang putera dari Nabi meninggal dunia:
Dari Mughirah bin Syubah, katanya : Terjadi gerhana matahari dimasa Rasulullah Saw, bertepatan dengan hari wafatnya Ibrahim (putera Nabi). Orang banyak lalu berseru : Terjadi gerhana karena meninggalnya Ibrahim! Rasulullah Saw lalu bersabda : Sesungguhnya gerhana matahari dan bulan terjadi bukan karena mati atau hidupnya seseorang, jika kamu melihatnya sholatlah dan berdoalah kepada Tuhan - Hadis Riwayat Bukhari
Secara bertahap kemajuan ilmu pengetahuan alam kemudian mampu mengungkap cara kerja alam dan sampailah manusia pada suatu pemikiran, bahwa pasti ada sesuatu yang di belakang itu semua, sesuatu yang berada di belakang dewa petir, dewa laut atau dewa matahari, sesuatu yang di belakang semua hukum alam, sesuatu yang disebut Tuhan yang pernah didakwahkan oleh para Nabi.
Tidak terlihatnya Tuhan bukan berarti Dia tidak ada. Berapa banyak hal yang tidak dapat kita lihat tetapi benda itu ada. Contoh yang paling sering digunakan adalah udara yang kita hirup untuk kelangsungan hidup kita, tidak bisa melihatnya tetapi kita bisa merasakannya, bahkan Ruh yang menjadi esensi kehidupan kita, tidak dapat terlihat dan tidak bisa dimengerti hakekatnya namun kita yakini keberadaannya.; contoh lain yang akhir-akhir ini marak diberbagai acara televisi di Indonesia menyangkut penampakan makhluk halus yang secara lahiriah tidak bisa dilihat dengan kasat mata tetapi ia ada dan bisa dibuktikan melalui cara-cara tertentu termasuk misalnya dengan uji nyali.
Memang tidak ada metode ilmiah yang benar-benar dapat membuktikan eksistensi Tuhan secara mutlak sampai mampu menggambarkan sosok Tuhan yang sesungguhnya, manusia hanya bisa mengambil perwujudan Tuhan dalam sosok berhala yang tidak berbeda jauh dengan dirinya sendiri, ada manusia menggambarkan Tuhan dengan wujud manusia tersalibkan bernama Yesus, ada juga manusia yang mengambil rupa seorang pangeran Magadha yang berdiam dibawah pohon pippala bernama Budha, dan bahkan ada yang mengambil rupa api sebagai wujud Tuhan seperti yang ada pada kerajaan Persi dimasa lalu.
Karena itu, Ibnu Arabi, seorang sufi Andalusia termasyur ± 8 abad yang lalu memahami seluruh alam semesta, termasuk manusia ini sebagai penampakan diri (tajalli) dari Tuhan dan dengan demikian segala sesuatu dan segala peristiwa dialam ini adalah entifikasi (wujud keberadaan) Tuhan[1].
Menurutnya, gambar dalam sebuah cermin meskipun ada dan kelihatan, bagaimanapun juga hanyalah sebuah ilusi atau bayangan dari subjek yang bercermin. Dan ketika sang subjek menggunakan ribuan cermin, maka bayangan sang subjek akan menjadi banyak, padahal dia hanyalah satu. Dalam cermin jagad raya inilah Tuhan menampakkan eksistensi-Nya.
Maka ke manapun kamu menghadap di situlah wajah Allah
Qs. 2 al-Baqarah : 115
Oleh karena itu, untuk melihat diri Tuhan, kita harus pandai membaca alam semesta, kita harus pintar mengenal diri dan lingkungan kita.
Sesungguhnya dalam penciptaan langit langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal - Qs. 3 ali Imran : 190
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi silih bergantinya malam dan siang bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia dan apa yang Allah turunkan dari atmosfir berupa air lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah matinya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang diedarkan antara atmosfir dan bumi; sungguh menjadi tanda-tanda bagi kaum yang memikirkan. - Qs. 2 al-Baqarah : 164
TUHAN, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya - Perjanjian Lama, Yesaya 42 : 5
Karena itu juga maka adalah suatu pengulangan kebodohan umat dimasa lalu apabila kita yang sudah mengenal ilmu pengetahuan dan teknologi komputerisasi ini masih mengambil simbol-simbol tertentu dari alam semesta dan isinya ini sebagai perwujudan dari Tuhan.
Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi; Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya - Perjanjian Lama, Ulangan 5 : 8-9

Arobin Jaka Mahendra

Read More …

Awalnya,,, aq terlahir seperti layang-layang... hidup tanpa tujuan yang pazti, ikutin arus angin yang ada di sekitar. sampai akhirnya aku beranjak remaja, aku bertemu dengan seorang guru. banyak yang ia ajarkan pada ku,,, sbagai guru spiritualku dan juga guru sekolah, mulai keakraban yang ku jalani saat ku   kelas III SMP, banyak filosofi2 yang udah dia utarakan,, motivasinya itu loh yang bikin ku jadi greget untuk bekerja keras...


satu yang slalu ku Ingat darinya, Perkataan nya yng slalu mendidik,
alhamdulillah... banyak yang berubah dari ku...

thanks for u... my favorite teacher
smoga amal ibadahmu di gantikan oleh Allah,

"buyanto"
Read More …

Bila anda memandang diri anda kecil, dunia kan tmpak smpit, dan mungkin bisa mmbuat tindakan andapun jadi kerdil...

Namun, bila anda memandang diri anda besar, dunia terlihat luas, anda pun melakukan hal-hal penting dan berharga.

Tindakan anda merupakan cermin bagaimana anda melihat dunia. sementara dunia anda tak lebih luas dari pikiran anda tentang diri anda sendiri. itulah mengapa kita diajarkan untuk berprasangka positif pada diri sendiri agar kita bisa melihat dunia lebih indah, dan bertindak selaras dengan kebaikan - kebaikan yang ada dalam pikiran kita.
Padahal dunia tak butuh penilaian apa-apa dari kita, ia hanya memantulkan apa yang ingin kita lihat. dan menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita takut menghadapi diri kita sendiri.

Maka, bukan soal apakah kita berprasangka positif atau negatif terhadap diri sendri. melampaui diatas itu, kita perlu jujur melihat diri sendiri apa adanya. dan dunia pun akan menampakkan realitanya yang selama ini tersembunyi di balik penilaian-penilaian kita.


Hiduplah dengan kesederhanaanmu...
AJM
Read More …

Hari ini ku ingin bahas mengenai Pepatah yang sederhana... bahkan karena sederhananya tak seorangpun yang tak mengerti akan hal itu, tapi apakah bisa kau mengerti kandungan nya,..
menurut pemikirankusih...
"Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit"
nahh,.. sederhanakhan...?
Qta biasa memaknainya dengan apabila kita mengumpulkan serupiah demi serupiah, pada saatnya kita akan dapatkan seribu, bahkan bisa lebih dari itu,,, namun sebenarnya pepatah ini tak sekedar berbicara tentang hidup hemat bagiku, atau ketekunan menabung... *baru terfikir saat mau tidur kwand*


Pepatah ini mengisyaratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung keping uang, yakni : bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan - tindakan kecil Qta, maka Qta akan dapati kebesaran jiwa Qta kwand...

mau tauk koq bisa dapetin kebesaran Jiwa...???
jawabannya aaaaaaaaaadalah... jejeng..
umb... ya bila disertai dengan secercah ketulusan kasih sayang di dalmnya...
Ucapan terimakasih, sesungging senyum, pelukan bersahabat, mungkin itu sepele aja khan... namun dalam liputan kasih shayang, semua jauh lebih tinggi dari pada tabungan anda...

satu lagi,,, tentang cinta... juga bisa
menurutku "Cinta" itu adalah ketulusan untuk memberikan semua agar yang dia cintai bisa bahagia walaupun Q harus terluka....
Q hanyalah sebuah Lilin untuk ruang yang tak kasat mata ...
yang tak bisa bicara, aku ingin sekali mnjadi pnerang ruang itu... 
meskipun aku harus meleleh n hancur untuk menerangi ruang itu,,
 ^_^ 
taukah smwa akan ruang itu...
ruang itu adalah "HATI"nya
sedikit demi sedikit meskipun sepele tapi alo smwa ini tulus ku lakuin aku yakin aku bakalan dapatkan Hasilnya "AAmiiiinnn"

Salam kasih sayangku ...
AJM


Read More …

Kerjakan di Halaman Folio bergaris, soal-soal latihan No 29 dari buku Pengantar Statistika
dikumpulkan saat mata kuliah statistik..
Read More …

Pembuatan kelompok maksimal 7 orang.
Tugas : membuat makalah dan mempresentasikan makalah anda. dengan pokok bahasan di bawah ini:
1. Manusia sebagai pencipta dan pengguna kebudayaan
2. Wujud perkemangan peradaban dalam kehidupan masyarakat
3. Fungsi Manusia sebagai makhluk Individu dan makhluk sosial
4. Makna keragaman dan kesetaraan dalam kehidupan masyarakat
5. Fungsi Nilai, Moral dan Hukum Dalam kehidupan Masyarakat
6. Manusia sebagai subyek dan Obyek IPTEK
7. Hubungan kawsalitas antara manusia dan lingkungan hidup


********************MENGERJAKAN********************
Read More …

Pembuatan kelompok maksimal 6 orang.
Tugas : membuat makalah mengenai pokok bahasan di bawah ini, antara lain:
1. Idiologi
2. Politik
3. Ekonomi
4. Sosial Budaya
5. Hankam
6. HAM
7. Demokrasi
8. Agama
9. Wawasan...
10. Identitas Nasional


********************MENGERJAKAN********************
Read More …

you can open page 3. there is Questions of reading comprehension of Electronics Engineering...

specially for number seven and eight. ok... please do your home work...
Read More …


Inilah dia mobil listrik universitas jember hasil karya teknik elektro dan teknik mesin, setelah 2 bulan bereksperimen telah merebut juara ke-2, selain UNEJ kompetisi ini diikuti oleh perguruan tinggi bergengsi lainnya. dengan spesifikasi yang unggul Mobil listrik serupa GOCART dengan kecepatan max 40 Km/jam dan memiliki efisiensi energi dan pengereman yang cukup efetive, selain itu juga memiliki kekuatan yang tidak diragukan lagi.
Kedatangan mobil listrik Titen GX-3 disambut langsung oleh Pembantu Rektor III, Drs. Andang Subahariyanto, M.Hum di gedung Rektorat dr. R. Achmad (25/10). Pembantu Rektor III yang penasaran dengan kemampuan Titen GX-3, menyempatkan diri mengendarai langsung mobil listrik juara dua nasional ini di seputaran kampus Tegalboto. Bahkan beberapa wartawan yang meliput acara ini turut merasakan duduk di belakang kemudi Titen GX-3 yang dimodifikasi ala mobil Go Kart. “Handling dan kemampuan lajunya tak kalah dengan mobil berbahan bakar bensin,” ujar Drs. Andang Subaharianto, M.Hum memuji mobil karya anak-anak Tegalboto. 
semoga kedepannya kita bisa mempertahankan gelar juara tersebut aamiin...

Read More …

Bagi kawan - kawan elektro yang menempuh kalkulus 2 khususnya kelas B, ada tugas untuk mengerjakan soal - soal 11.1 halaman 8.
Buku : Kalkulus dan Geometri analitis karangan Edwin J Parcell
maaf soal tidak bisa saya upload karena banyak. jadi anda cari bukunya aja ya...
Tatacara mengerjakan : di ketik dalam file ppt maupun doc, "poko'e saget di gawe presentasi sampean" yang penting bisa anda presentasikan di kelas kita. kemudian kirimkan ke e-mail ku ya... (robin_keien@yahoo.com)  ralat : kirimkan lewat elearning@fmipa.unej.ac.id ya.... semoga suksess...

Berhubungan dengan absensi kelas kita belum keluar, maka silahkan anda pilih sendiri soal no berapa yang ingin anda kerjakan. apabila anda sudah mengerjakan dan mengirmkan ke e-mail saya. segera postingkan Nama, NIM anda dan no berapa yang udah anda kerjakan. agar yang lain tauw bahwa soal itu udah dikerjakan oleh anda. (ben podo-podo oleh soal sing bedo)
bagi yang udah di kerjakan nomernya,,, dilarang menyamai ya..

berikut nomor yang sudah dikerjakan (teruptodate)...
11.1
1. Arobin Jaka M (036)
2. M. Fajri Fadillah (012)
3. M. Fikri Ahlian (058)
4. Yulanta Priambono (072)
5. Andre Ratna I. (056)
6. Putra Agung (084)
7. Aji D. (098)
8. Rr. Intan Januarti (073)
9. Dwi Suputra adi (064)
10. belum
11. Eka Anang (100)
12. M lukman Hakim (013)
13. belum
14. Achmad Syaiful Umam (026) 
15. Septian dwi
16. Erieq septian (077)
17. belum
18. belum
19. Awaludin Bagus (095)
20. Dwi Sandi Agustian (010)
21. Nur Imanu
22. Rohmat khoirul S (039)
23. belum
24. belum
25. Galuh M. 25

11.2
3. M fikri Ahlian
4. Budi N.
18. Rhomadhoni Ibnu Fadhil (107)

Maaf Bagi 
Novan Dwi, Imam Nurromianto, Septian Dwi E,
Soal yang anda kerjakan sudah dikerjakan oleh anak lain,, silahkan kerjakan soal yang lainnya
Terimakasih....
Read More …

Cute Animal